Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2025

Rindu Yang Belajar Pulang

Gambar
Langit tetap biru, tanah tetap setia menopang, tapi aku, -aku bukan lagi orang yang sama. Sejak dia memilih untuk menjadi masa lalu, aku menjelma asing bagi diriku sendiri. Aku menyusuri jalan-jalan asing, menyapa pagi dengan diam yang tak selesai. Tak ada yang tahu, bahwa di balik senyumku, tersimpan cerita yang tak sanggup kutulis ulang. Aku singgah di kota-kota yang tak menyapanya, menatap wajah-wajah asing yang tak membawa ingatan, dan belajar tertawa bukan karena bahagia, tapi karena dunia tak akan menunggu luka lama sembuh. Namun tiap langkah justru menyimpan jejaknya, dalam tatapan orang yang berlalu, dalam suara tawa yang serupa dengannya, dalam wangi senja yang pernah kami bagi. Langkahku kini sunyi, tapi lebih jujur dari segala janji yang dia ucapkan. Aku bukan lagi seseorang yang menoleh pada masa lalu, meski hatiku kadang masih tertinggal di sana. Aku berjalan bukan untuk melupakannya, melainkan untuk menyembuhkan diri dari harapan yang tak pernah dia jawab. Dul...

Sebait Cinta di Kelopak Sunyi

Gambar
Ada bunga yang tumbuh di halaman hatiku, diam-diam, lembut, tak pernah meminta dilihat -tapi selalu menghadap ke matahari. la tumbuh bukan dari tanah biasa, tapi dari kenangan yang kau tinggalkan, dari tawa yang pernah berakar, dan dari air mata yang sempat membasahi malam. Setiap kelopaknya adalah huruf, yang jika dibaca satu per satu, menyusun namamu dalam bahasa alam, bahasa yang tak perlu suara, namun cukup dengan tatap dan rasa. la tak menolak ketika angin datang membawa debu, tak mengeluh saat hujan merobek kelopaknya, karena ia tahu: keindahan sejati bukan tentang bertahan dari luka, tapi tetap mekar meski luka itu ada. Bunga itu tak pernah meminta musim, ia mekar meski dihantam dingin, dan tetap berdiri walau dilupakan hujan, karena ia tumbuh bukan untuk dipetik, melainkan untuk tetap ada, selamanya. Dan jika suatu hari nanti kau lewat dan mencium wanginya, itu bukan undangan untuk memetik, tapi sekadar pengingat... bahwa sekali waktu, ada cinta yang begitu lembut, ...