Seribu Doa yang Bersuarakan Namaku
Bu, biarkan saya menulis lagi tentangmu. Saya bangga menjadi bagian dari belahan jiwamu. Saya bangga menjadi seorang anak yang terlahir dari seorang ibu hebat sepertimu.
Bu, terimakasih sudah mengajarkan saya untuk menjadi kuat sendirian, terimakasih sudah memberikan pemahaman bahwa menjadi baik tidak harus dibalas dengan kebaikan juga.
Bu, untaian do'a dariku untukmu tidak akan pernah putus.
Bu, meskipun saya seringkali buat salah; keinginan kita seringkali tak searah; dan kita sama-sama seringkali merasa lelah; tapi tolong hidup lebih lama lagi.
Kau adalah salah satu alasan terbesar saya untuk tak pernah menyerah.
Namun maaf, jika saya belum bisa membahagiakanmu sepenuhnya. Terlebih, maaf karena orang yang dipilih semesta untuk menjadi anakmu adalah saya.
Sehat selalu ya, Bu. Jangan meninggalkan saya sendirian, karena sampai kapanpun kau akan selalu saya jadikan sebagai tujuan dari kehidupan. Maaf bila peranku sebagai anak belum sempurna dan masih seringkali membuatmu kecewa
Saya masih belum tau masa depan saya seperti apa, tapi harapku semoga akan selalu ada Ibu di dalamnya
Komentar
Posting Komentar